Bula, CakraNEWS.ID – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), menyebabkan meluapnya Sungai Wailola hingga merendam puluhan rumah warga di Desa Kampung Gorom. Menanggapi kondisi tersebut, Anggota Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) SBT, Daud Rumakabis, turun langsung meninjau lokasi terdampak pada Jumat (4/4/2025).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara dekat dampak banjir yang melanda pemukiman warga pasca hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Setibanya di lokasi, legislator dari Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) itu langsung menyusuri rumah-rumah warga yang terendam air.
Rumakabis yang juga anggota Komisi III DPRD SBT menegaskan, banjir di Desa Kampung Gorom membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah. Menurutnya, kondisi ini tidak bisa dibiarkan terus-menerus tanpa solusi yang konkret.
“Kalau saya lihat, harus segera dibangun talud penahan banjir. Kalau tidak, saat hujan turun deras dan Sungai Wailola kembali meluap, masyarakat akan terus menjadi korban,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya melalui Komisi III DPRD SBT akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten untuk mendorong penanganan cepat dan terukur terhadap persoalan ini.
“Kami akan mendorong Pemkab agar segera mengambil langkah konkret. Dinas terkait, terutama Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, harus turun langsung meninjau rumah-rumah warga yang rusak akibat banjir,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa penanganan pasca-banjir tidak bisa hanya fokus pada perbaikan infrastruktur. Menurutnya, dampak sosial dan ekonomi yang dialami warga juga perlu menjadi perhatian utama.
“Penanganan banjir harus menyeluruh, bukan hanya soal pembangunan fisik, tapi juga bagaimana warga bisa pulih dari dampak bencana ini,” pungkasnya.
Politisi muda asal Dapil I itu juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga kemanusiaan dan tokoh masyarakat, untuk bersama-sama memberikan dukungan bagi korban banjir.
“Ini tanggung jawab bersama. Pemerintah memang harus menjadi yang terdepan, tapi kita semua harus saling bahu membahu membantu saudara-saudara kita yang sedang kesusahan,” tutup Rumakabis.***CNI-03