HMI Cabang Ambon; Kapolda Maluku Copot Kapolres Pulau Buru

Adventorial News

Ambon, CakraNEWS.ID – Ketua Bidang Pengelolaan Sumber Daya Alam (PSDA) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon, Jaiz Khan, dengan tegas mendesak Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan, untuk segera mencopot dan mengganti Kapolres Pulau Buru, AKBP Sulastri.

Desakan ini disampaikan menyusul insiden tragis yang menewaskan tujuh penambang ilegal di kawasan Gunung Botak.

Menurut Jaiz, kejadian ini menunjukkan ketidakmampuan Kapolres Pulau Buru dalam menertibkan aktivitas penambangan ilegal yang terus beroperasi meskipun telah berulang kali memakan korban jiwa.

“Kami melihat bahwa AKBP Sulastri tidak mampu menertibkan tambang ilegal Gunung Botak, yang jelas-jelas melanggar hukum dan telah berulang kali menyebabkan korban jiwa,” tegas Jaiz.

Lebih lanjut, Jaiz bahkan menduga adanya keterlibatan Kapolres dalam aktivitas tambang ilegal tersebut.

“Kami menduga bahwa AKBP Sulastri mengambil keuntungan dari beroperasinya tambang ilegal Gunung Botak. Itulah sebabnya hingga saat ini aktivitas ilegal tersebut masih terus berjalan tanpa tindakan tegas,” ujarnya.

Untuk itu, HMI Cabang Ambon melalui Bidang PSDA meminta Kapolda Maluku untuk segera mengambil langkah konkret dengan mencopot dan mengganti Kapolres Pulau Buru demi menertibkan aktivitas pertambangan ilegal di wilayah tersebut.

Jaiz menegaskan bahwa jika dalam waktu dekat tidak ada tindakan dari Kapolda Maluku, pihaknya akan mengambil langkah lebih lanjut.

“Kami akan menggelar konferensi pers dan bahkan melakukan aksi demonstrasi di depan Polda Maluku sebagai bentuk protes dan tuntutan atas ketidakmampuan aparat dalam menindak tambang ilegal di Gunung Botak,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *