Jaga Kondusivitas, Pemkab SBT Serukan Persatuan Lewat Himbauan Damai

Adventorial Berita Pilihan Pemerintahan

Bula, CakraNEWS.ID – Menyikapi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat yang tengah menjadi perhatian di wilayah Pulau Ambon dan Pulau Seram, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mengeluarkan seruan damai kepada seluruh warganya. Seruan ini bertujuan mencegah potensi perpecahan sosial dan meneguhkan semangat persatuan di tengah derasnya arus informasi, terutama melalui media sosial.

Himbauan tersebut dipublikasikan melalui akun Facebook resmi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten SBT, @Dinas Kominfo, pada Sabtu, 5 April 2025.

Bupati Seram Bagian Timur, Fachri Husni Alkatiri, Lc., M.Si, bersama Wakil Bupati M. Miftah Thoha R. Wattimena, S.IP., M.A, mengajak seluruh masyarakat untuk bersikap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya yang beredar di platform digital.

Dalam himbauan resmi yang disampaikan, pemerintah menekankan tiga poin utama:

1. Tidak terprovokasi oleh informasi menyesatkan yang dapat memecah belah persaudaraan.

2. Tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya (hoaks) di media sosial.

3. Menjaga dan merawat kebersamaan sebagai warga Kabupaten Seram Bagian Timur.

Tak hanya itu, Pemerintah SBT juga menyisipkan pesan persatuan dalam bahasa daerah yang berbunyi, “Mari bersama katong jaga bumi Ita Wotu Nusa sebagai kabupaten yang aman, damai, dan harmonis.” Pesan ini diharapkan dapat menggugah kesadaran kolektif masyarakat untuk hidup dalam suasana tenteram dan harmonis.

Bupati dan Wakil Bupati SBT juga mengimbau seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh adat, dan generasi muda, untuk menjadi garda terdepan dalam mencegah penyebaran provokasi dan informasi yang tidak benar.

Sebagai langkah preventif, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur akan terus meningkatkan koordinasi dengan aparat keamanan dan instansi terkait guna menjaga stabilitas wilayah. Selain itu, Dinas Kominfo akan berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat tentang literasi digital, agar warga lebih cermat dan bertanggung jawab dalam menyikapi informasi di era digital saat ini.**CNI-06 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *