Komisariat Mahbub Djunaidi STIKIP Hermon Siap Dilantik Juni 2025, Ardiansyah Keliandan Harap Dukungan Penuh dari Pemda Mimika

Adventorial Berita Pilihan Lintas Nusantara Nasional Pendidikan

Maluku, CakraNEWS.ID – Ketua Komisariat Persiapan Mahbub Djunaidi STIKIP Hermon Mimika, Ardiansyah Keliandan, menyatakan kesiapan penuh untuk menggelar pelantikan resmi pada Juni 2025 mendatang. Pernyataan ini disampaikan langsung saat diwawancarai oleh wartawan pada Minggu malam (6/4/2025).

Komisariat Mahbub Djunaidi merupakan komisariat pertama yang terbentuk di lingkungan kampus STIKIP Hermon, Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah. Ardiansyah mengungkapkan, terbentuknya komisariat ini menjadi langkah awal penting dalam proses kaderisasi organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di wilayah tersebut.

“Untuk saat ini kami sedang fokus pada agenda Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba), yang akan kami laksanakan dari akhir April hingga akhir Mei. Ini menjadi bagian dari proses awal kaderisasi PMII Cabang Mimika, khususnya Komisariat Mahbub Djunaidi,” jelas Ardiansyah.

Sebagai ketua komisariat perdana di Mimika, Ardiansyah yang berasal dari Kabupaten Seram Bagian Timur menyampaikan harapan besar kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika untuk memberikan dukungan nyata terhadap pelaksanaan pelantikan nanti.

Mahasiswa Jurusan Pendidikan Jasmani Kampus STIKIP Hermon Mimika itu menegaskan pentingnya sinergi antara organisasi kemahasiswaan dan pemerintah daerah dalam membangun daerah secara berkelanjutan.

“Organisasi ini adalah organisasi kaderisasi yang membutuhkan banyak partisipasi dan dukungan. Kami berharap Bupati dan Wakil Bupati Mimika, serta jajaran Kesbangpol dan Kapolres dapat turut mensuport pelaksanaan pelantikan kami nanti,” ujarnya.

Pria kelahiran Artafella, 7 Mei 2005 itu menambahkan, kehadiran PMII di Mimika diharapkan dapat berkontribusi positif dalam proses pembangunan, terutama di daerah yang dikenal sebagai Kota Industri ini.

“PMII hadir untuk menjadi mitra strategis dalam pembangunan Mimika. Kami ingin berjalan beriringan dengan organisasi-organisasi kepemudaan lainnya, seperti OKP dan OKPI, serta Cipayung Plus, untuk menciptakan kemajuan bersama,” katanya.

Lebih jauh, Ardiansyah juga menyampaikan harapan pribadinya agar Mimika tidak hanya dikenal sebagai kota industri, tetapi juga berkembang menjadi pusat pendidikan atau Kota Studi bagi generasi masa depan.

“Kami ingin Mimika ke depannya tak hanya dikenal sebagai Kota Industri, tapi juga menjadi Kota Studi. Tempat bagi generasi muda menimba ilmu, bertumbuh, dan berkontribusi untuk negeri. Pendidikan adalah kunci kemajuan, dan Mimika punya potensi besar untuk itu,” tegasnya.

Di akhir wawancara, Ardiansyah juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Ketua Cabang PMII Mimika, Abdullah Rahman Bugis, atas semangat dan dukungan penuh dalam proses pembentukan komisariat ini.

“Saya sangat mengapresiasi Ketua Cabang PMII Mimika, sahabat Abdullah Rahman Bugis, yang telah menunjukkan semangat organisasi dan dedikasi luar biasa. Tanpa beliau, mungkin kami belum bisa menyatu dalam semangat perjuangan yang sama untuk kemajuan Mimika,” pungkasnya.

Kehadiran Komisariat Mahbub Djunaidi STIKIP Hermon ini menandai langkah strategis PMII dalam memperluas jaringan kaderisasi di tanah Papua, serta menjadi bagian dari semangat membangun peradaban dan keadilan sosial di Tanah Cenderawasih.**Redaksi – CNI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *