Ambon, CakraNEWS.ID – Pemerintah Provinsi Maluku mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh konflik yang terjadi antarwarga di beberapa wilayah Kabupaten Maluku Tengah. Imbauan ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku, Ir. Sadali Ie, mewakili Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku.
Sadali menyampaikan pernyataan tersebut usai melaksanakan Salat Jumat di Masjid Al-Fattah, Kota Ambon, Jumat (4/4/2025). Untuk itu, Sadali mengajak seluruh elemen masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kedamaian di bumi Upu Latu Maluku.
Menurutnya, Konflik yang terjadi antara warga di Kecamatan Salahutu, yakni antara Tial dan Tulehu, serta di Kecamatan Seram Utara antara Sawai, Rumaholat, dan Masihulan, tidak boleh diperbesar dan sama-sama menjaga jaga situasi agar tetap kondusif.
Pria kelahiran Geser 28 Agustus 1968 itu menekankan pentingnya peran serta semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun aparat keamanan, dalam menciptakan stabilitas dan ketertiban di wilayah masing-masing.
Sadali juga mengingatkan warga untuk tidak terpancing oleh isu-isu liar yang berpotensi memecah belah persaudaraan yang telah lama dijaga lewat kebersamaan dan silaturahmi hidup yang rukun dan damai sampai saat ini.
Ia juga mengatakan, Maluku ini tanah hidup orang basudara. Jangan biarkan isu tak bertanggung jawab merusak tatanan yang sudah kita jaga bersama.
Selain itu, Sekda juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpancing oleh provokasi yang dapat memecah belah, dan menyerahkan sepenuhnya penanganan konflik kepada aparat berwenang.
“Mari kita dukung penuh aparat keamanan dalam menangani persoalan yang terjadi,” ujar Sadali.
Lebih lanjut, Sadali turut menyampaikan pesan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, agar masyarakat memperkuat tali silaturahmi dan merawat hubungan kekeluargaan di tengah perkembangan situasi. Sekda menekankan pentingnya sikap saling menghargai dan menjaga keharmonisan antarkampung.
“Mari kita baku gandeng, bikin bae Maluku, pelihara persaudaraan, dan jaga kesatuan bersama. Katong baku sayang jaga negeri Maluku tercinta,” tambahnya.
Seperti diketahui bahwa Gubernur Hendrik Lewerissa bersama Kapolda Maluku Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan juga telah turun langsung ke lapangan untuk menangani konflik di Kabupaten Maluku Tengah dan menyampaikan imbauan serupa melalui berbagai saluran komunikasi.
Pemerintah Provinsi Maluku menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya penegakan hukum dan pemulihan keamanan di daerah konflik. Sekda mengajak seluruh masyarakat untuk menyerahkan penanganan kasus kepada pihak berwenang dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas).**CNI-01