Bula, CakraNEWS.ID – Banjir rob merendam rumah-rumah warga di Negeri Administratif Rumanama Kotawow Kataloka, Kecamatan Pulau Gorom, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), akibat air pasang yang terus meningkat dalam dua hari terakhir. Fenomena ini diperparah oleh minimnya tanggul penahan ombak di kawasan pesisir desa tersebut.
Darman Rumabaru, salah satu pemuda setempat, mengungkapkan bahwa air pasang mulai menggenangi pemukiman sejak kemarin dan hingga kini masih bertahan. Ia memperkirakan kondisi ini bisa berlangsung hingga tiga hari ke depan.
“Air pasang besar naik sampai ke jalan. Dipastikan bisa bertahan hingga tiga hari ke depan. Ada jembatan di daerah ini, tetapi karena talud belum dibangun secara menyeluruh, air dengan mudah naik ke permukiman,” ujar Darman saat dikonfirmasi, Selasa (01/04/2025).
Menurutnya, banjir rob yang terjadi bukan pertama kali dialami warga pesisir. Tanpa adanya tanggul penahan ombak, air laut terus masuk hingga ke dalam perkampungan setiap kali terjadi pasang besar.
“Dua hari ini air laut langsung naik karena tidak ada talud penahan ombak di pantai,” tambahnya.
Darman berharap pemerintah dapat segera membangun tanggul penahan ombak guna mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang.
“Kedepannya harus ada talud, sehingga kondisi seperti ini bisa diatasi,” pungkasnya.
Sementara itu, dalam video yang diterima redaksi, terlihat sejumlah anak-anak setempat memanfaatkan banjir rob ini sebagai wahana bermain dan berseluncur di depan rumah mereka.***CNI-06